Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan salah satu wilayah yang terletak di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Ibu kotanya berada di Tua Pejat. Wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai di sebelah utara berbatasan dengan Provinsi Sumatera Utara, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Padang Pariaman sedangkan sebelah barat berbatasan dengan Samudera Hindia dan sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Pesisir Selatan. Luas wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai 6.011,35 Km2 yang terbagi menjadi empat kecamatan.
Sabtu, 24 Desember 2011
Gempa Mentawai dan Merapi Meletus Terkait?
Pakar geodesi dari ITB angkat bicara mengenai dua bencana yang terjadi hampir bersamaan.
VIVAnews - Senin 25 Oktober 2010, pukul 21.42 WIB, sebuah gempa berkekuatan 7,2 skala Richter terjadi di barat daya Pulau Pagai, Mentawai, Sumatera Barat. Sebuah tsunami pun lahir, menghantam kawasan pantai barat gugusan kepulauan di kabupaten terluas di Sumatera Barat itu.
Kurang 24 jam, pada Selasa 26 Oktober 2010 pukul 17.02 WIB, Gunung Merapi mengeluarkan erupsi pertama setelah dari sebulan sebelumnya dinyatakan bahaya. Erupsi-erupsi menghasilkan awan panas yang kemudian diketahui menewaskan 29 orang termasuk Juru Kunci Merapi, Mbah Maridjan.
VIVAnews - Senin 25 Oktober 2010, pukul 21.42 WIB, sebuah gempa berkekuatan 7,2 skala Richter terjadi di barat daya Pulau Pagai, Mentawai, Sumatera Barat. Sebuah tsunami pun lahir, menghantam kawasan pantai barat gugusan kepulauan di kabupaten terluas di Sumatera Barat itu.
Kurang 24 jam, pada Selasa 26 Oktober 2010 pukul 17.02 WIB, Gunung Merapi mengeluarkan erupsi pertama setelah dari sebulan sebelumnya dinyatakan bahaya. Erupsi-erupsi menghasilkan awan panas yang kemudian diketahui menewaskan 29 orang termasuk Juru Kunci Merapi, Mbah Maridjan.
Srikandi Pendidikan di Bumi Sikerei
Ditulis oleh: Toni
Mentawai, hanyalah gugusan pulau-pulau kecil yang mengapung-apung atau bahkan timbul-tenggelam di tengah samudera raya. Ia bahkan hanya digambarkan dengan secuil goresan dalam peta Indonesia, tapi, ada bayak generasi penerus yang membutuhkan kita untuk membangun mereka.
Iklim, cuaca, dan kondisi alam yang tidak bisa diprediksi karena dapat berubah sewaktu-waktu membuat arus transportasi ke Mentawai terbilang sulit. Transportasi udara dan air di sini dapat berhenti setiap saat karena badai, ya, ini memang negeri penuh badai. Dampak dari faktor-faktor tersebut menjadikan Mentawai cukup terisolasi, hingga pembangunan berbagai bidang di sini pun sangatlah lamban.
Selengkapnya :
http://www.pesat.org/news_empat.html
Mentawai, hanyalah gugusan pulau-pulau kecil yang mengapung-apung atau bahkan timbul-tenggelam di tengah samudera raya. Ia bahkan hanya digambarkan dengan secuil goresan dalam peta Indonesia, tapi, ada bayak generasi penerus yang membutuhkan kita untuk membangun mereka.
Iklim, cuaca, dan kondisi alam yang tidak bisa diprediksi karena dapat berubah sewaktu-waktu membuat arus transportasi ke Mentawai terbilang sulit. Transportasi udara dan air di sini dapat berhenti setiap saat karena badai, ya, ini memang negeri penuh badai. Dampak dari faktor-faktor tersebut menjadikan Mentawai cukup terisolasi, hingga pembangunan berbagai bidang di sini pun sangatlah lamban.
Selengkapnya :
http://www.pesat.org/news_empat.html
Mentawai Si Cantik nan Eksotis
Sejumlah tempat tidur busa disimpan di uma atau rumah adat Mentawai di Butui, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Keberadaan barang buatan pabrik itu amat mencolok dibandingkan dengan isi uma lainnya, seperti tengkorak binatang dan peralatan memasak yang semuanya dibuat warga Mentawai.
“Tempat tidur itu untuk para turis. Mereka juga yang membelinya, juga barang lain seperti tas,” kata Aman Jazali, sikerei yang menghuni rumah adat tersebut. Sikerei adalah pemimpin upacara adat.
Selengkapnya :
http://www.pasirpantai.com/sumatera/mentawai/mentawai-si-cantik-nan-eksotis/
“Tempat tidur itu untuk para turis. Mereka juga yang membelinya, juga barang lain seperti tas,” kata Aman Jazali, sikerei yang menghuni rumah adat tersebut. Sikerei adalah pemimpin upacara adat.
Selengkapnya :
http://www.pasirpantai.com/sumatera/mentawai/mentawai-si-cantik-nan-eksotis/
Langganan:
Postingan (Atom)